Pencarian Korban Longsor di Sibolga Masih Berlanjut, Satu Anak Perempuan Diduga Masih Tertimbun

Sumber: Humas Polres Sibolga
banner 468x60

Sibolga, Sumut
Tim gabungan kembali melaksanakan pencarian korban longsor di belakang Masjid Budi Sehati, Jalan SM Raja, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, pada Senin (15/12/2025). Pencarian difokuskan pada satu orang anak perempuan berusia sekitar 12 tahun yang diduga masih tertimbun material longsor.

Kegiatan pencarian tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Sibolga Sambas, IPTU Marwa, dan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Proses evakuasi dilakukan dengan metode penggalian manual mengingat kondisi tanah yang masih labil dan untuk menghindari risiko longsor susulan.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  JTP-Dens Ungguli Pilkada Taput 2024, KPU Taput : Semua Berjalan Dengan Baik Sesuai Jadwal Yang Ditetapkan

Pencarian melibatkan unsur gabungan dari berbagai instansi, antara lain 10 personel TNI, 10 personel Polri, 27 personel Basarnas, 4 personel BPBD Provinsi, 15 personel Pemadam Kebakaran Kota Sibolga, serta 30 orang tim relawan dari PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).

Baca Juga :  Ratusan Pendukung Hadi Ru,Yat Soleh Padati Jalan Menuju Kantor Panitia Pilkades di Kampung Ceger

Kapolsek Sibolga Sambas IPTU Marwa menyampaikan bahwa pencarian kembali dilakukan karena adanya dugaan kuat masih terdapat satu korban yang belum ditemukan di lokasi kejadian. Seluruh personel gabungan terus berupaya maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan tim di lapangan.

Baca Juga :  Polres Sibolga Salurkan Bantuan Sosial Kapolri, Kapolda Sumut Kepada Korban Banjir Dan Tanah Longsor Di Kota Sibolga

Hingga pencarian dihentikan sementara pada pukul 17.00 WIB, korban yang dicari belum berhasil ditemukan. Cuaca dan kondisi medan menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian tersebut.

Rencananya, operasi pencarian dan evakuasi korban longsor akan kembali dilanjutkan pada Selasa, 16 Desember 2025, dengan melibatkan unsur gabungan yang sama serta penyesuaian strategi di lapangan.

(Arief N. Lubis)

Pos terkait