Kasus MBG Menggurita, Enam Nama Masuk Daftar Tersangka

banner 468x60

JAKARTA, realita.onlineKejaksaan Agung Kejagung kembali mengungkap perkembangan baru perkara dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis MBG. Jumlah tersangka kini bertambah menjadi enam orang, Jumat 19/6/2026.

Perkembangan ini menunjukkan penyidik masih terus menelusuri dugaan pelanggaran dalam program strategis pemerintah tersebut. Proses hukum mulai menyentuh unsur pejabat hingga kalangan swasta.

Menurut Kejagung, para tersangka diduga punya peran berbeda-beda. Penyidik mendalami mulai dari proses pengadaan barang/jasa, penunjukan mitra pelaksana, hingga penggunaan anggaran yang diduga tidak sesuai ketentuan.

Baca Juga :  Pengangkatan Ade Efendi Zarkasih di Dirus Perumda Tirta Bhagasasi Berbuntut Panjang, Kini PMII Laporkan Bupati Bekasi ke Kejaksaan 

Sejumlah pihak yang ditetapkan berasal dari penyelenggara program dan swasta yang terkait kegiatan MBG.

Dalam penyidikan beberapa bulan terakhir, aparat penegak hukum sudah memeriksa puluhan saksi. Kejagung juga mengumpulkan dokumen dan barang bukti yang relevan dengan perkara.

Pengembangan kasus dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat bukti yang diperoleh. Dari pendalaman itu, penyidik menemukan indikasi keterlibatan pihak lain lalu statusnya ditingkatkan jadi tersangka.

Baca Juga :  Menjelang Pilkades Sukamulya 2026-2034, Tim Pemenangan Hajah Desi Kurniati Malik Serukan Soliditas Kader

Kasus ini jadi perhatian karena MBG menyasar anak sekolah dan kelompok rentan. Program pakai anggaran negara, jadi tiap dugaan penyimpangan disorot publik.

Penyidik juga menelusuri kemungkinan kerugian negara. Aliran dana dan mekanisme pelaksanaan proyek MBG masih jadi fokus utama penyelidikan.

Baca Juga :  Kapolsek Cikarang Pusat Jalin Sinergitas dengan Puluhan Wartawan

Kejagung menegaskan penegakan hukum dilakukan profesional, transparan, dan berdasarkan alat bukti sah. Jumlah tersangka tidak menutup kemungkinan bertambah jika ada fakta hukum baru.

Berbagai kalangan dorong pengusutan menyeluruh agar MBG berjalan sesuai tujuan awal dan manfaatnya maksimal ke masyarakat.

Hingga berita ini tayang, pemeriksaan saksi dan penelusuran dokumen masih berlangsung. Kejagung pastikan update terbaru disampaikan sesuai tahapan penyidikan.

Pos terkait