Bekasi, Realita.online – Sabtu, 27 Juni 2026 – Lautan manusia memadati kediaman Hadi Ru’yat Soleh, S.H.I. di Kampung Ceger, Desa Sukadarma, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi Sabtu malam (27/6).
Diperkirakan seribu warga dari berbagai elemen tumpah ruah untuk menghadiri deklarasi dirinya sebagai bakal calon Kepala Desa Sukadarma periode 2026-2034.
Hadir tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, kaum ibu, hingga simpatisan. Suasana penuh kekeluargaan dan semangat gotong royong jadi warna utama acara silaturahmi akbar itu.
Bukan Kontestasi, Tapi Pengabdian: Dalam pidato politiknya, mantan Sekretaris Desa Sukadarma itu menegaskan maju Pilkades bukan sekadar ikut-ikutan politik.
“Pencalonan saya bukan sekadar untuk mengikuti kontestasi politik desa, melainkan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat yang selama ini telah menjadi bagian dari perjalanan hidup saya,” ujar Hadi di hadapan warga.
Hadi bertekad menghadirkan pemerintahan desa yang profesional, terbuka, dan responsif.
“Dengan niat yang tulus dan dukungan seluruh masyarakat, saya siap mengemban amanah untuk membangun Desa Sukadarma menjadi desa yang lebih maju, mandiri, religius, transparan, dan sejahtera. Pemerintahan desa harus hadir untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.
5 Program Prioritas Hadi Ru’yat Soleh: Jika mendapat amanah warga, Hadi membeberkan 5 fokus utama kerjanya:
1. Pelayanan Publik Prima: Urus surat-menyurat warga dibuat cepat, ramah, tanpa dipersulit.
2. Percepatan Infrastruktur: Jalan desa, drainase, dan fasilitas umum dikebut pembangunannya merata ke seluruh kampung.
3. Pemberdayaan Ekonomi Warga: UMKM dan potensi desa didorong agar roda ekonomi Sukadarma berputar.
4. Penguatan Kegiatan Keagamaan: Majelis taklim, TPQ, dan kegiatan remaja masjid jadi perhatian serius.
5. Tata Kelola Transparan & Akuntabel: Keuangan Dana Desa dibuka setransparan mungkin agar bisa dipertanggungjawabkan warga.
“Semangat gotong royong harus terus dijaga. Kemajuan desa akan terwujud apabila pemerintah dan masyarakat berjalan bersama, saling mendukung,” katanya.
Tokoh Masyarakat dan Agama Titip Pesan. Dukungan mengalir dari tokoh Kampung Ceger Gelodogan, Nada. “Desa Sukadarma butuh pemimpin yang mampu bawa perubahan. Pengalaman Hadi sebagai Sekdes jadi bekal kuat memahami tata kelola dan kebutuhan masyarakat,” ucapnya.
Senada, H. Tomo dari Kampung Gandu siap mendukung. “Warga ingin pemimpin yang berpengalaman di pemerintahan, jago komunikasi, dan programnya menyentuh kebutuhan warga,” ujarnya.
Para tokoh agama juga berpesan agar Pilkades dijaga kondusif. “Pilihan politik boleh beda, tapi persatuan harus tetap dijaga. Demokrasi desa jadi momentum memperkuat kebersamaan, bukan sebaliknya,” pesan salah satu tokoh agama.
Acara ditutup doa bersama, sesi salaman, dan foto bersama Hadi dengan pendukung. Simbol komitmen mewujudkan Sukadarma yang maju, transparan, dan sejahtera.
Deklarasi ini langkah awal Hadi. Seluruh proses pencalonan tetap mengikuti tahapan resmi Panitia Pilkades dan Pemda Kab. Bekasi.










