Bekasi, Realita.online – Sabtu, 27 Juni 2026 – Yel-yel “Ganti Lurah” menggema di Desa Sukadarma, Kecamatan Sukatani. Diperkirakan seribu warga tumpah ruah memadati kediaman Hadi Ru’yat Soleh, S.H.I., mantan Sekretaris Desa, Sabtu (27/6) malam dalam acara deklarasi bakal calon Kepala Desa Sukadarma.
Lautan manusia dari kalangan tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, kaum ibu, hingga simpatisan memadati lokasi. Kehadiran massa jadi bukti dukungan moral sekaligus sinyal kuat keinginan warga akan perubahan kepemimpinan desa.
Suasana acara kental kekeluargaan dan gotong royong. Di sela silaturahmi, Hadi memanfaatkan momentum untuk memaparkan visi dan komitmennya ke masyarakat.
Hadi: Ini Pengabdian, Bukan Sekadar Kontestasi, Berdiri di hadapan pendukungnya, Hadi menegaskan maju Pilkades bukan ambisi politik semata.
“Pencalonan saya bukan sekadar ikut kontestasi politik desa, tapi bentuk pengabdian kepada masyarakat yang sudah jadi bagian hidup saya,” ujarnya disambut tepuk tangan warga.
Hadi berjanji menghadirkan pemerintahan yang profesional, terbuka, responsif, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
“Dengan niat tulus dan dukungan seluruh masyarakat, saya siap mengemban amanah membangun Sukadarma jadi desa yang lebih maju, mandiri, religius, transparan, dan sejahtera. Pemerintahan harus melayani sebaik-baiknya,” tegasnya.
5 Komitmen Prioritas untuk Sukadarma,
Jika diberi amanah, Hadi menyebut 5 program utama:
1. Pelayanan publik cepat & ramah* tanpa birokrasi berbelit.
2. Percepatan infrastruktur merata ke seluruh kampung.
3. Pemberdayaan UMKM agar ekonomi warga naik kelas.
4. Penguatan kegiatan keagamaan majelis taklim & TPQ.
5. Tata kelola Dana Desa transparan dan akuntabel.
“Kemajuan desa hanya terjadi kalau pemerintah dan warga jalan bareng, gotong royong,” katanya.
Warga dan Tokoh Titip Harapan Perubahan:
Dukungan keras datang dari Nada, tokoh Kampung Ceger Gelodogan. “Sukadarma butuh pemimpin yang paham tata kelola dan kebutuhan warga. Pengalaman Hadi sebagai Sekdes jadi modal kuat,” katanya.
H. Tomo dari Kampung Gandu juga menyatakan siap mendukung. “Warga mau pemimpin yang berpengalaman, dekat dengan rakyat, programnya nyata menyentuh, Ganti Lurah,” tegasnya.
Tokoh agama yang hadir berpesan agar Pilkades dijaga sejuk. “Pilihan boleh beda, tapi persatuan dan kerukunan warga Sukadarma nomor satu,” pesan salah satu tokoh.
Acara ditutup doa bersama, salaman, dan foto bersama Hadi dengan warga sebagai simbol komitmen membangun Sukadarma lebih baik.
Deklarasi ini pengenalan awal Bacalon Kades. Seluruh proses pencalonan Hadi Ru’yat Soleh tetap mengikuti aturan & tahapan resmi Panitia Pilkades Kab. Bekasi sesuai peraturan yang berlaku.










