Labuhanbatu Utara
Beredar kabar seorang oknum asisten lapangan afdeling II PT. Torganda Perkebunan Tahuan Ganda Aek Korsik, Kecamatan Aek Kuo, Kabupaten Labuhanbatu Utara berinisial PS melakukan penipuan terhadap pekerjanya dengan tidak membayar full upah pekerjaan yang telah siap di kerjakan, Selasa (4/11/2025)
ETB(45) warga Dusun VII Tornauli saat memaparkan kejadian yang menimpah dirinya kepada awak media,” Saya menjadi korban kebusukan oknum asisten yang berinisial PS, dimana sebelumnya, PS dan saya telah melakukan kesepakatan bersama untuk mengerjakan sebuah pekerjaan pak,” Ujarnya
PS meminta saya untuk mengerjakan pekerjaan dalam 1 blok full dengan luasan lebih kurang 36 ha, harga borongan Rp. 990.000/ha.lalu PS meminta komisi Rp. 90.000/ha kepada saya. Dan itu pun harus dibayar di depan,(Rp.3.240.000), karena saya butuh pekerjaan itu untuk anggota saya, saya pun menyetujuinya.
Lanjut ETB,” Setelah pekerjaan selesai kami kerjakan,saya pun meminta upah yang telah ia janjikan,namum yang membuat saya bingung, mengapa hanya Rp. 3.000.000 yang ia transfer kan…??
Lalu saya pun menghubungi PS kembali untuk meminta penjelasan, mengapa hanya Rp. 3.000.000 yang PS Transfer ke saya, sementara kalau di total dari jumlah keseluruhan mencapai Rp. 35.640.000, setelah saya perjelas mengapa hanya Rp. 3.000.000,PS pun kembali mentransfer uang sebesar Rp. 27.000.000.
Karena merasa di bodoh-bodohi, saya pun meminta penjelasan PS atas upah yang saya terima, PS menjelaskan kalau harga yang ia janjikan perhektarnya bukan nya Rp. 990.000,-, namun Rp. 800.000/ha, yang 100 rb buat di bagi-bagi sama pak manager,yang 90 rb buat fee saya,”Tandasnya dengan nada kesal sembari menunjuk kan bukti percakapan mereka melalui pesan whatsapp.
Di tempat berbeda, ketua DPC. LBH PA & PK kabupaten Labuhanbatu Utara Julhadi Simanjuntak melalui kebid bidang advokasi menuturkan,” Ini kita masih upayakan dengan cara penyelesaian secara kekeluargaan bang, namun,,,, jika yang bersangkutan juga tidak memiliki etikat baik, kami siap melaporkan yang bersangkutan atas dugaan penipuan terhadap klain kami,” Ujar Ketua LBH PA&PK Labura.
Awak media pun mencoba mengkonfirmasi asisten yang berinisial PS,saat di telfon,masuk dan berdering, namun tidak di angkat, lalu awak mediapun mencoba mengirimkan pesan singkat whatsap dan memperganyakan permasalahan yang di alami ETB,namun PS tidak merespon,sementara pesan centang dua pertanda pesan sudah terkirim.
Awak media pun mencoba mengkonfirmasi manager PT. Torganda yang berinisial CS,namun sangat disayangkan,seperti nya manager baru yang berisial CS ini,risih dengan awak media sehingga memblokir nomor awak media.










