Tingkatkan Literasi Ekonomi dan Kewirausahaan, Acara Pengembangan Kapasitas Pemuda dan Mahasiswa Digelar di Aceh Tenggara

Narasumber: Masri Amin Kabid pemuda dan olahraga propinsi Aceh
banner 468x60

Aceh Tenggara
Sebagai upaya mencetak generasi muda yang mandiri, inovatif, dan kompetitif, diselenggarakan kegiatan Pengembangan Kapasitas Literasi Ekonomi dan Kewirausahaan bagi Pemuda dan Mahasiswa. Acara berlangsung selama dua hari, pada 29 hingga 30 Juni 2026, di ruang serbaguna Universitas Gunung Lauser, Aceh Tenggara.

Kegiatan ini mengusung tema “Transformasi Pemuda dan Mahasiswa Menjadi Wirausaha Muda Berdaya Saing”, dirancang khusus untuk menjawab tantangan ekonomi saat ini serta membuka peluang usaha bagi kalangan muda. Rangkaian acara meliputi seminar inspiratif, lokakarya kreatif, hingga sesi jejaring (networking) untuk memperluas relasi antar peserta dan praktisi bisnis.

Baca Juga :  Fraksi PKS Sampaikan Pandangan Umum terkait Raperda Perubahan APBD 2025

Dalam sesi pembukaan, narasumber menyampaikan bahwa literasi ekonomi dan kewirausahaan adalah kunci utama agar pemuda tidak hanya menjadi pencari kerja, melainkan pencipta lapangan kerja.

“Kami ingin memberikan bekal pengetahuan nyata, mulai dari perencanaan usaha, pengelolaan keuangan, hingga strategi pemasaran yang relevan dengan era digital saat ini,” ujar salah satu pembicara di panggung utama.

Baca Juga :  Prima Indonesia Logistik Utamakan Kualitas Layanan Yang Terbaik Bagi Para Pengguna Jasa

Acara ini dihadiri ratusan peserta dari berbagai perguruan tinggi dan organisasi kepemudaan di Aceh Tenggara. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, terutama saat berbagi pengalaman langsung dari pelaku usaha muda yang telah sukses membangun bisnisnya.

Baca Juga :  Jelang Natal 2025, Sekjen SIP Edison Marbun Tekankan Kebersamaan dan Dukungan untuk Pemerintah.

Diharapkan melalui kegiatan ini, lahir lebih banyak ide usaha baru dari kalangan pemuda, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional. Penyelenggara berencana melanjutkan program serupa di tahun mendatang dengan cakupan peserta yang lebih luas.

(Ema Malini)

Pos terkait