Suhu Pilkades Sukamulya Memanas, 2000 Warga Rencana Gelar Aksi Demo Kantor Panitia dan BPD Tuntut Netralitas

banner 468x60

BEKASIRealita.online, Jum’at, 7 Agustus 2026 – Suasana jelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi memanas. Ratusan hingga ribuan simpatisan dari salah satu kubu calon kepala desa berencana menggelar aksi demonstrasi di Kantor BPD dan Panitia Pilkades Sukamulya, Esok hari, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

Aksi ini dipicu dugaan ketidaknetralan dalam penyaluran bantuan sosial dari BPBD Kabupaten Bekasi kepada korban kebakaran.

Bantuan BPBD Diduga Ditumpangi Kepentingan Politik:

Sebelumnya, rumah milik Ibu Rasina, warga Kampung Gandu RT 006 RW 001 Desa Sukamulya, hangus terbakar. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Bantuan dari BPBD Kabupaten Bekasi kemudian disalurkan ke lokasi. Namun yang menjadi sorotan warga adalah kendaraan yang digunakan untuk mengantar bantuan tersebut diduga milik salah satu kader kemenangan calon kepala desa dan terdapat atribut bergambar calon bersangkutan.

Baca Juga :  Kasus MBG Menggurita, Enam Nama Masuk Daftar Tersangka

“Warga menilai ini bentuk keberpihakan. Apalagi Ketua BPD tidak melarang penggunaan mobil berlogo calon saat penyaluran,” ujar Ali oma salah satu perwakilan aksi, Jumat 7 Agustus 2026.

Kondisi itu memicu gelombang protes dari kubu lain peserta Pilkades. Mereka menilai proses penyaluran bantuan telah ditunggangi kepentingan politik dan berpotensi memengaruhi netralitas penyelenggara Pilkades.

Menanggapi rencana aksi, Ketua BPD Desa Sukamulya, Madrawi, membantah mengetahui adanya atribut calon di mobil pengantar bantuan.

Baca Juga :  PROSEDUR REHAB BAGI PENGGUNA NARKOTIKA DARI POLSEK KE PANTI REHABILITASI

“Ya nggak ada gambar salah satu calon kepala desa dan saya demi Allah nggak tahu kalau tuh mobil ada gambar calon kades. Di situ juga kan yang anter RT, RW dan Dusun ada,” tulis Madrawi saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Jumat 7 Agustus 2026.

Madrawi menegaskan BPD berkomitmen menjaga netralitas dalam tahapan Pilkades.

Warga Tuntut Panitia Bersikap Tegas:

6 Orang yang disebut Koordinator aksi adalah: Ali Oma, Lodod, Ahmad Rohadi/ piyik, L. Tomi, Mursali, Ahmad Ma’ruf menyebut sedikitnya 2.000 orang simpatisan akan ikut turun ke Kantor BPD dan Panitia Pilkades. Mereka menuntut BPD dan Panitia Pilkades bersikap tegas, menjaga netralitas, serta tidak memfasilitasi kegiatan yang berpotensi menguntungkan salah satu calon.

Baca Juga :  Menang, Menang, Menang!, Sorak Warga Gandu Dukung Desi Kurniati Malik di Pilkades Sukamulya 2026

“Ini soal marwah Pilkades. Jangan sampai bantuan sosial jadi alat kampanye. Kami minta semua pihak netral,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Camat Sukatani dan Panitia Pilkades Sukamulya belum memberikan keterangan resmi terkait rencana aksi tersebut.

Diketahui, Aksi tersebut akan di selenggarakan esok hari, Sabtu 8 Agustus 2026, dengan titik kumpul di kediaman H. Heri Samsuri pukul 08:00 WIB.

Pihak kepolisian setempat juga dikabarkan telah mendapat pemberitahuan hal tersebut.

Pos terkait