MEDAN — Semangat kemerdekaan dan sportivitas menggema di Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan. Assoc. Prof. Dr. H. Usman Jakfar, Lc., MA, selaku Ketua Fraksi PKS DPRD Sumatera Utara dan Ketua Komisi A DPRD Sumatera Utara, turut hadir dan memberikan dukungan dalam Turnamen Kiyam Merdeka Cup yang sukses digelar dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Turnamen yang diketuai oleh Adi Sulaiman, seorang pemuda di Kelurahan Sei Mati, tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusiasme luar biasa dari masyarakat. Puluhan tim ambil bagian dalam kompetisi sepak bola ini, sementara ratusan penonton hadir memberikan dukungan kepada tim kebanggaan mereka.
Kehadiran Usman Jakfar di tengah-tengah peserta dan masyarakat memberikan motivasi tersendiri bagi para pemain, khususnya generasi muda yang menjadikan sepak bola sebagai wadah untuk berprestasi sekaligus membangun persaudaraan.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan kegiatan-kegiatan positif, terutama yang melibatkan anak-anak muda. Sepak bola bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi bagaimana kita belajar disiplin, kerja sama, menghargai lawan dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Usman Jakfar.
Ia berharap kegiatan olahraga dan kepemudaan seperti Kiyam Merdeka Cup dapat terus dilaksanakan dan berkembang menjadi agenda yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
“Saya berharap turnamen seperti ini tidak berhenti sampai di sini. Kita ingin anak-anak muda memiliki ruang untuk berkembang, berprestasi dan menyalurkan energi mereka ke hal-hal yang positif. Mudah-mudahan dari turnamen ini lahir bibit-bibit pesepak bola yang membanggakan Kota Medan dan Sumatera Utara,” tambahnya.
Adi Sulaiman: Pemuda Harus Berani Mengambil Peran
Ketua Panitia Turnamen Kiyam Merdeka Cup, Adi Sulaiman, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi pemuda dalam menciptakan ruang kegiatan yang positif bagi masyarakat.
“Kami sebagai pemuda ingin memberikan kontribusi nyata melalui kegiatan yang bisa menyatukan masyarakat. Kiyam Merdeka Cup ini bukan hanya untuk mencari juara, tetapi juga untuk membangun silaturahmi, memperkuat persaudaraan dan memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk berprestasi,” kata Adi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, masyarakat dan pihak-pihak yang telah mendukung sehingga turnamen dapat berlangsung dengan sukses.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Puluhan tim ikut berpartisipasi dan ratusan masyarakat hadir menyaksikan pertandingan. Ini menjadi kebanggaan bagi kami sebagai pemuda,” ujarnya.
Ratusan Penonton Ramaikan Pertandingan
Salah seorang penonton mengaku senang dengan adanya Turnamen Kiyam Merdeka Cup. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi ruang berkumpul dan bersilaturahmi bagi masyarakat.
“Kami senang ada kegiatan seperti ini. Suasananya ramai, anak-anak bisa bermain bola, masyarakat juga bisa berkumpul dan bersilaturahmi. Apalagi ini dalam rangka HUT Kemerdekaan, jadi suasananya semakin meriah,” ungkapnya.
Perwakilan Tim: Junjung Sportivitas
Sementara itu, salah seorang perwakilan tim peserta mengapresiasi penyelenggaraan turnamen yang dinilai memberikan kesempatan kepada anak-anak dan generasi muda untuk menunjukkan kemampuan mereka.
“Kami sangat berterima kasih kepada panitia yang telah menyelenggarakan turnamen ini. Pertandingan berjalan kompetitif, tetapi tetap menjunjung sportivitas. Bagi kami, yang terpenting bukan hanya hasil pertandingan, tetapi pengalaman, persahabatan dan silaturahmi yang terbangun antar-tim,” katanya.
Dari Sei Mati untuk Semangat Indonesia
Turnamen Kiyam Merdeka Cup menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kegiatan positif yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Di lapangan, para pemain berjuang memberikan penampilan terbaik. Di pinggir lapangan, ratusan penonton memberikan dukungan. Sementara para pemuda seperti Adi Sulaiman mengambil peran sebagai penggerak kegiatan.
Kehadiran Usman Jakfar juga menjadi bagian dari dukungan terhadap pengembangan olahraga dan pembinaan generasi muda di tengah masyarakat.
Kiyam Merdeka Cup akhirnya bukan sekadar kompetisi untuk menentukan siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, turnamen ini menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, membangun sportivitas dan menghadirkan semangat kebersamaan dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.
Terus bergerak, terus bersatu, dan terus menjunjung sportivitas.
(Bahri)










