Banjir Bandang Putuskan Pipa Induk PDAM Tirta Agara, Ribuan Warga Krisis Air Bersih

banner 468x60

ACEH TENGGARA,
Hujan deras yang mengguyur wilayah Aceh Tenggara pada Rabu (26/11) memicu banjir bandang yang mengakibatkan putusnya pipa jalur distribusi utama (induk) milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Agara di kawasan Lawe Sikap. Kondisi ini membuat pasokan air bersih bagi ribuan kepala keluarga terhenti total.

Kronologi Kejadian:
Menurut laporan Informasi Publik Aceh Tenggara, musibah terjadi sekitar pukul 12.10 WIB. Pipa penghubung yang menjadi sumber utama distribusi air bersih tidak mampu menahan derasnya arus banjir, sehingga mengalami kerusakan parah.

Baca Juga :  Polresta Pontianak Lepas Kombes Pol. Adhe Hariadi, S.I.K., M.H. Setelah 2 Tahun 7 Bulan Mengabdi, Menuju Penugasan Baru sebagai Penyidik Madya Bareskrim Polri

Tinjauan Kerusakan dan Dampak:
Kepala Bagian Humas PDAM Tirta Agara, Budiaman S.Pd.I., membenarkan adanya kerusakan tersebut.
“Kami langsung mengecek ke lokasi pada Kamis (27/11) pukul 06.10 WIB, dan benar terdapat kerusakan berat pada pipa induk di Lawe Sikap. Kerugian material belum dapat kami estimasi, namun dampaknya sangat besar karena pasokan air bersih terhenti,” ujar Budiaman.
Melalui akun media sosialnya, ia juga mengimbau masyarakat untuk bersabar sembari tim teknis melakukan perbaikan.

Suara Masyarakat:
Krisis air bersih ini menimbulkan keresahan warga, mengingat air merupakan kebutuhan vital dalam aktivitas sehari-hari. Warga secara kolektif mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) Aceh Tenggara dan instansi terkait agar segera memberikan bantuan darurat.
“Kami memohon agar Pemerintah Daerah, baik instansi maupun pihak mana pun, dapat segera membantu. Air adalah kebutuhan terbesar masyarakat, khususnya di Aceh Tenggara,” ungkap salah satu perwakilan warga.

Baca Juga :  Jaksa Agung ST  Burhanuddin Kunjungi Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat

Harapan Tindakan Cepat Pemerintah:
Publik berharap Pemda Aceh Tenggara dapat merespons cepat dengan mengambil langkah kebijakan yang mendukung percepatan perbaikan infrastruktur PDAM Tirta Agara. Penanganan segera dinilai sangat penting agar masyarakat kembali memperoleh akses air bersih dan kondisi tetap stabil.

Baca Juga :  Diduga Jual Gas di Luar Zona, Warga Keladan Tunggal Keluhkan Kelangkaan Elpiji

Informasi Resmi PDAM Tirta Agara:
PDAM Tirta Agara juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan. Kerusakan akibat banjir bandang tersebut tidak hanya memutuskan pipa JDU, tetapi juga merusak jembatan gantung di kawasan Bukit Kf Pehong – Desa Bernut, sehingga mengganggu distribusi air bersih.

“Sehingga mengakibatkan gangguan pelayanan penyaluran air PDAM Tirta Agara. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” demikian pernyataan resmi pihak PDAM, Kamis, 27 November 2025.

Pos terkait