Bekasi, Realita.online – Senin, 29 Juni 2026 – Belum masuk masa kampanye, program nyata sudah jalan. Bakal calon Kepala Desa Sukadarma Karta Wijaya mengalokasikan lahan 9.000 meter persegi untuk Tempat Pemakaman Umum – lokasi tanah TPU di Kampung Gandu, Kadus 3, Desa Sukadarma, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi.
Penyediaan TPU ini jadi jawaban atas kelangkaan lahan pemakaman yang makin mendesak. Program diluncurkan tim pemenangan Karta Wijaya jelang Pilkades serentak Kabupaten Bekasi 20 September 2026.
Warga Kadus 3 dan sekitarnya selama ini sering kesulitan lahan makam saat berduka. TPU Kampung Gandu 9.000 m² disiapkan sebagai solusi jangka panjang agar masyarakat tak lagi repot.
“Pemakaman yang layak itu hak setiap warga. Ini bukan janji kampanye, tapi kepedulian nyata yang bisa langsung dirasakan,” kata perwakilan Tim Pemenangan Karta Wijaya saat meninjau lokasi, Senin 29/6.
Selain TPU, Karta memaparkan visi besar Sukadarma ke depan.
“Komitmen kami sederhana, Sukadarma harus amanah, tatakelola jujur tanpa korupsi, pelayanan terbaik untuk warga, bansos merata, dan sistem informasi digital yang langsung bisa diakses masyarakat,” tegas Karta Wijaya.
Karta berkomitmen menghidupkan UMKM, memaksimalkan peran BUMDes, dan menciptakan petani desa unggulan untuk mendongkrak ketahanan pangan. “Kalau ekonomi warga kuat, desa otomatis mandiri. UMKM naik kelas, BUMDes jalan, petani punya hasil unggulan,” katanya.
Karta juga memprioritaskan kesehatan warga. Ia menyiapkan tim kesehatan yang blusukan bersama mantri desa sebagai pertolongan pertama, plus antar-jemput ke rumah sakit bagi warga yang butuh penanganan medis. Program ini disebut sudah berjalan.
“Warga sakit tak boleh mikir biaya dulu. Tim kami siap bantu dari rumah sampai RS,” ujarnya.
Sistem informasi desa akan dibenahi agar warga mudah akses layanan, pengajuan surat, hingga informasi bansos langsung dari genggaman.
Karta Wijaya dikenal sebagai pengusaha pabrikasi logam: teralis, partisi kaca, kusen aluminium. Latar belakang pengusaha jadi modalnya membawa manajemen desa yang profesional tanpa korupsi.
“nggak ada celah korupsi, karena saya sudah punya usaha sendiri. Fokus saya membangun Sukadarma, bukan cari keuntungan pribadi,” ujarnya.
Karta membuka pintu bagi kader militan yang solid di Pilkades periode lalu.
“Saya berharap para kader militan tahun lalu terus bergabung. Semua sudah saya siapkan termasuk Uang untuk Pilkades dan pembangunan Sukadarma 2026-2034,” pungkasnya.
Dengan program yang menyentuh kebutuhan dasar warga mulai dari TPU, kesehatan gratis, hingga ekonomi, Karta Wijaya optimis mendapat dukungan luas. Ia menyatakan siap mengikuti seluruh tahapan dan aturan resmi Pilkades Serentak Kab. Bekasi 2026 sesuai ketentuan panitia.










