MBG Versi Iqbal Afra: Menu Sesuai Selera Anak, Tanpa Dapur Sentra, Tanpa Makanan Terbuang

banner 468x60

Bekasi, Realita.onlinePelayan masyarakat, akademisi, dan praktisi Iqbal Afra, S.E., M.M. mengusulkan penyempurnaan teknis Program Makan Bergizi Gratis MBG. Inti gagasannya: tempatkan keluarga sebagai pusat pemenuhan gizi anak agar program lebih efisien, tepat sasaran, dan dampaknya langsung dirasakan, Jum’at (12/6/2026).

Usulan itu disampaikan Iqbal, Kamis 11 Juni 2026. Menurutnya, tujuan MBG untuk penuhi gizi anak harus jadi prioritas. Tapi mekanisme di lapangan perlu evaluasi berkala demi efektivitas anggaran dan minimalkan risiko operasional.

Iqbal menawarkan skema baru: orang tua siapkan bekal bergizi sesuai kebutuhan dan selera anak. Sekolah cukup verifikasi kehadiran, penerimaan manfaat. Lalu dana pengganti biaya makanan disalurkan ke keluarga untuk hari berikutnya.

Baca Juga :  Direktur RSUD Cabangbungin Gunakan LBH: “Itu Hak Konstitusional, Bukan Aib”

“Setiap anak punya kebutuhan, selera, dan kondisi beda-beda. Keluarga yang paling paham itu semua. Makanya peran keluarga harus dikuatkan sebagai mitra utama. Biar lahir generasi sehat dan berkualitas,” ujar Iqbal Afra.

6 Manfaat Strategis Model Ini:

1. Lebih Personal: Menu sesuai kebutuhan dan preferensi anak, bukan seragam.

2. Minim Food Waste: Risiko makanan terbuang/tidak dimakan berkurang drastis.

Baca Juga :  Ketua DPAC BPPKB Banten Cikarang Utara Komitmen Kembangkan Organisasi Sesuai AD/ART

3. Hemat Logistik: Biaya distribusi, dapur sentra, dan transportasi bisa ditekan.

4. Edukasi Gizi: Dorong keterlibatan aktif orang tua soal pola makan sehat di rumah.

5. Gerakkan Ekonomi Lokal: Perputaran uang langsung ke warung/UMKM sekitar rumah.

6. Gampang Diawasi: Verifikasi sekolah dan laporan keluarga bikin pengawasan dan pertanggungjawaban lebih transparan.

Iqbal menegaskan usulan ini bukan untuk melemahkan MBG, melainkan sumbangsih pemikiran konstruktif agar target pemerintah tingkatkan kualitas SDM Indonesia tercapai optimal.

Baca Juga :  KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL Commuter Line Cikarang, Walikota Bekasi Tinjau Lokasi Pastikan Evakuasi 

“Setiap kebijakan bagus harus terus disempurnakan sesuai kondisi riil. Yang penting manfaatnya benar-benar nyampe ke anak dan keluarga yang butuh,” tegasnya.

Profil Singkat:

Selain aktif di kegiatan sosial & pemberdayaan masyarakat, Iqbal Afra punya bekal akademik kuat. Saat ini ia sedang menempuh Program Doktor S3 Ekonomi. Komitmennya: kembangkan kapasitas keilmuan demi kontribusi nyata untuk pembangunan bangsa.

“Investasi terbaik untuk masa depan bangsa adalah memastikan setiap anak Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing,” tutup Iqbal.

Pos terkait