Pontianak, Kalbar
Pembangunan tower telekomunikasi milik Indosat di kawasan Sungai Jawi, Gang Bersama II, Kecamatan Pontianak Barat menuai penolakan keras dari warga sekitar. Mereka mempertanyakan sikap Wali Kota, camat, lurah, hingga RT/RW yang dinilai tidak peka terhadap keresahan masyarakat.
Warga menilai pembangunan tower tersebut dilakukan tanpa persetujuan atau sosialisasi yang memadai kepada masyarakat setempat. “Kami tidak pernah diajak bicara. Tiba-tiba pembangunan sudah berjalan. Apakah pejabat tidak mendengar keluhan kami?” ungkap salah satu warga kepada tim media di lokasi.
RT/RW Disebut Menyetujui, Warga Bantah Terlibat Persetujuan
Sejumlah warga juga menyoroti informasi bahwa pihak RT dan RW setempat disebut telah memberikan persetujuan kepada pihak pembangunan tower.Warga menegaskan bahwa persetujuan tersebut tidak pernah disampaikan kepada masyarakat luas.
“Kami heran ada kabar RT/RW sudah setuju. Sementara warga tidak pernah diajak musyawarah. Ini membuat kami curiga ada proses yang tidak transparan,” kata warga lainnya.
Pihak Kelurahan: Sudah Ada Pemberitahuan, Lurah Tidak Hadir Saat Testimoni.
Saat dikonfirmasi, pihak kelurahan Sungai Jawi melalui Lurah setempat menjelaskan bahwa pihaknya memang menerima pemberitahuan terkait rencana pembangunan tersebut. Namun lurah mengakui dirinya tidak menghadiri kegiatan testimoni bersama warga dengan alasan adanya agenda lain.
Penjelasan ini membuat warga semakin kecewa. Mereka menilai ketidakhadiran lurah menunjukkan kurangnya kepedulian terhadap potensi konflik di masyarakat.
Kekhawatiran Terhadap Dampak Lingkungan dan Kesehatan
Warga juga menyampaikan kekhawatiran terhadap potensi dampak negatif dari radiasi tower telekomunikasi terhadap kesehatan, khususnya bagi anak-anak dan lansia di sekitar lokasi.
“Kami takut radiasinya membahayakan kesehatan.
Lingkungan kami dirugikan, rumah berdekatan dengan tower tinggi yang jelas membawa risiko,” tegas warga.
Minta Wali Kota Mengusut Proses Perizinan.
Masyarakat meminta Wali Kota Pontianak beserta jajarannya—camat, lurah, hingga struktur RT/RW—untuk turun langsung meninjau lokasi dan mengusut tuntas proses perizinan pembangunan tower Indosat tersebut.
Warga berharap pemerintah bertindak objektif dan mendengar suara masyarakat sebelum proyek dilanjutkan.










