Diduga Korsleting, Rumah Warga Sukamulya Hangus Terbakar Jumat Dini Hari

banner 468x60

SUKAMULYA, BEKASIrealita.online Jumat, 31 Juli 2026 – Sebuah rumah milik Ibu Rosanih di Kampung Gandu RT 006/001, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi ludes terbakar pada Jumat dini hari. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. 

Akibat kebakaran, Ibu Rosanih dan keluarganya terpaksa mengungsi. Kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Peristiwa bermula saat Ibu Rosanih terbangun dari tidur dan mendapati api sudah membesar serta sebagian rumahnya telah dilalap si jago merah.

Baca Juga :  Ketua YLFHI Disorot: Dana Klien Tak Dikembalikan, Kantor Ditinggal dan Kontrakan Menunggak,Korban Akan Tempuh Jalur Hukum !!!

Panik, ia langsung menyelamatkan anak, cucu dan beberapa surat-surat penting yang masih bisa diselamatkan. Sementara perabotan dan harta benda lainnya tidak sempat dievakuasi dan ikut hangus terbakar.

“Dugaan sementara api muncul akibat arus pendek listrik,” ujar salah satu warga di lokasi.

Api berhasil dipadamkan setelah mobil pemadam dari TNI Koramil 10 Sukatani dan Damkar Sukatani tiba di lokasi kejadian. Petugas gabungan bekerja cepat sehingga api tidak merambat ke rumah warga lainnya.

Baca Juga :  Investigasi Aktivitas Pengangkutan Limbah Diduga Ilegal di Kawasan APN Cikopo

Setelah api padam, petugas dari Koramil 10 Sukatani memberikan imbauan kepada warga.

“Kami mengimbau warga untuk selalu mematikan kompor sebelum tidur dan mengecek instalasi listrik agar tidak terjadi korsleting. Jika terjadi hal serupa, segera minta bantuan ke Koramil 10 Sukatani. Kami siap secepatnya membantu,” ujar salah satu anggota TNI.

Baca Juga :  Gerak Cepat Resmob Agara: Pelaku Curanmor yang Resahkan Warga Berhasil Dibekuk dalam Ops Sikat !!!

Atas kejadian tersebut, Ibu Rosanih berharap ada bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Pemerintah Desa Sukamulya untuk meringankan beban keluarganya.

“Kami kehilangan tempat tinggal dan semua barang. Semoga ada bantuan yang bisa meringankan beban kami,” harap Ibu Rosanih.

Hingga berita ini diturunkan, pihak desa dan kecamatan masih melakukan pendataan terhadap kerusakan untuk selanjutnya diajukan bantuan.

 

Reporter: Hendrik 

Editor: Affandi 

Pos terkait