Dukung Penuh Kebijakan Pemerintah, Polda Kalbar Gelar Rapim 2026: Fokus pada Ketahanan Pangan dan Penguatan SDM

Rapat Pimpinan (RAPIM) 2026 Polda Kalbar
banner 468x60

​Pontianak, Kalbar
Guna menyelaraskan kebijakan pusat dengan kearifan lokal guna menghadapi tantangan Global dan Nasional yang semakin kompleks, Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) Tahun 2026 bertempat di Graha Khatulistiwa Polda Kalbar. (Selasa, 24/2/2026)

​Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kalbar, Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., serta dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Polda Kalbar dan para Kapolres/ Ta jajaran.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  Ada Backingan Kuat di Balik Mulusnya Tambang Bauksit Ilegal Milik Oki Di Tayan

Dalam arahannya, Kapolda menekankan bahwa Polri harus menjadi institusi yang adaptif, berintegritas, dan solutif di tengah dinamika zaman, pentingnya Personel Polri memiliki wawasan global.

​“Kita tidak boleh hanya terpaku pada tugas rutin. Anggota Polri harus mampu menetapkan langkah strategis berbasis kearifan lokal untuk memitigasi dampak global.”

Baca Juga :  Kekerasan Terhadap Jurnalis di Bengkayang: Polisi Diminta Bertindak Tegas

“Salah satu fokus kita adalah mendukung ketahanan pangan Nasional dengan mengoptimalisasi lahan produktif untuk komoditas jagung,” Ujar Pipit.

​Selain itu, ia memberikan instruksi tegas terkait pengawasan internal. Fungsi Itwasda, Propam, dan Wasidik.

“Laksanakan audit investigasi serta profiling Personel di semua lini guna mencegah pelanggaran berat seperti penyalahgunaan Narkoba dan praktik judi online.”

​Terkait pelayanan Masyarakat, Kapolda menginstruksikan penguatan 8 High Touch Points. Hal ini mencakup perbaikan kualitas di titik-titik sentral pelayanan mulai dari SPKT, layanan call center 110, penanganan unjuk rasa, hingga penegakan hukum yang lebih Humanis dan Solutif.

Baca Juga :  Kapolres Sibolga Mengikuti Upacara Apel Kehormatan dan Renungan Suci Dalam Rangka HUT Kemerdekaan RI ke-80 Tahun 2025

​“Keberhasilan Polri sangat bergantung pada legitimasi masyarakat. Jadilah tulang punggung negara yang kuat dengan menjaga penampilan perorangan, etika profesi, dan konsistensi dalam kebijakan. Jangan takut keluar dari zona nyaman demi perubahan yang lebih baik,”

​”Manfaatkan momentum bulan suci Ramadan untuk melakukan refleksi diri dan evaluasi demi kemajuan karier dan keharmonisan keluarga.” Pungkas Pipit.

Pos terkait