Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS dan Polres Aceh Tenggara Hadirkan Senyum Anak Lewat Trauma Healing Pasca Banjir di Desa Penungkunan

banner 468x60

Aceh Tenggara – Wujud kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Angkatan 83/WPS bersama personel Polres Aceh Tenggara melalui kegiatan trauma healing di Desa Penungkunan, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara. 12 Februari 2026

Kegiatan kemanusiaan tersebut dipimpin langsung oleh Perwira Pendamping Kombes Pol. Muhammad Ali, S.H., S.I.K., M.M., serta didampingi Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri, S.I.K. Kehadiran mahasiswa STIK dan Polres Aceh Tenggara ini menjadi bentuk nyata pengabdian Polri dalam membantu pemulihan kondisi psikologis masyarakat, khususnya anak-anak pasca banjir.

Baca Juga :  Inspeksi Mendadak! Kapolres Simalungun Cek Langsung Kelayakan Kapal Penyeberangan di Pelabuhan Tigaras

Dalam suasana penuh kehangatan, anak-anak diajak mengikuti berbagai aktivitas menyenangkan seperti bermain bersama, bernyanyi, hingga berselawat. Gelak tawa dan wajah ceria menghiasi jalannya kegiatan, menandakan tumbuhnya kembali semangat serta rasa aman pada diri mereka.

Baca Juga :  Penahanan Tersangka Baru Perkara Tindak Pidana Korupsi Bandara Udara Rahadi Oesman

Kegiatan juga diisi dengan pembagian makanan ringan (snack) serta makan bersama anak-anak dan orang tua. Momen kebersamaan tersebut semakin mempererat kedekatan emosional antara mahasiswa STIK, personel Polres Aceh Tenggara, dan masyarakat setempat.

Tak hanya berfokus pada pemulihan trauma, Polres Aceh Tenggara turut menghadirkan posko kesehatan gratis. Melalui layanan ini, warga dapat memeriksakan kesehatan sekaligus menerima obat-obatan secara cuma-cuma, sehingga manfaat kegiatan benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.

Baca Juga :  Lemahnya Penegakan Hukum Tambang Emas Ilegal di Sintang: Penambang Sintang Raya Bersatu ( PSRB ) Diduga Jadi Kedok PETI

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri, S.I.K. melalui Subsi Penmas Ipda Patar Erwinsyah Nababan, S.H berharap kehadiran Polri bersama mahasiswa STIK dapat terus memberi dampak positif, baik dalam memulihkan trauma anak-anak maupun membantu pelayanan kesehatan warga terdampak bencana.

Pos terkait