Presiden Resmikan RSUD Pesisir Barat, Bupati Dedi Irawan Sebut Kado Kemerdekaan Warga Pesisir

banner 468x60

Lampung, Realita.online[10 Juni 2026] – Presiden Republik Indonesia secara resmi meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Pesisir Barat di Krui, Sabtu. Peresmian ini menandai peningkatan akses layanan kesehatan bagi 170 ribu warga di wilayah pesisir Lampung.

RSUD tipe C ini dibangun dengan anggaran APBN mencapai miliaran rupiah. Fasilitas yang diresmikan meliputi IGD 24 jam, ruang rawat inap, ruang operasi, poli spesialis, hingga layanan hemodialisa.

Baca Juga :  Pj. Desa Karang Rahayu, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi Diduga Mark-up Anggaran Jaling

“Dengan hadirnya RSUD ini, masyarakat Pesisir Barat tidak perlu lagi rujuk jauh ke Bandar Lampung atau Bengkulu untuk penanganan darurat. Negara hadir untuk memastikan hak kesehatan warga terpenuhi,” ujar Presiden saat meresmikan rumah sakit tersebut.

*Fasilitas & Layanan Unggulan*

RSUD Pesisir Barat dilengkapi 120 tempat tidur dan didukung tenaga medis spesialis. Layanan prioritas tahap awal:

1. *IGD & UGD 24 jam* untuk kasus kecelakaan dan kegawatdaruratan

Baca Juga :  Dugaan Pungli IPL di Cluster Rivertown, Kades Lambang Jaya Katakan Tidak Tahu

2. *Poli spesialis* penyakit dalam, anak, kandungan, bedah, dan saraf

3. *Penunjang medis* lab, radiologi, USG, serta hemodialisa

4. *Integrasi BPJS* agar seluruh warga bisa akses layanan

Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan menyebut rumah sakit ini sebagai “kado kemerdekaan” untuk warga. Selama ini warga harus menempuh 4-5 jam perjalanan ke Bandar Lampung untuk rawat inap atau operasi.

“Ini sejarah baru bagi Pesisir Barat. Harapan kami, RSUD ini jadi pusat rujukan Bengkulu Barat hingga Lampung Barat,” kata Bupati Dedi Irawan.

Baca Juga :  KEPALA DUSUN SEBAGAI PERANGKAT DESA WAJIB NETRAL DAN DILARANG MENDUKUNG CALON KEPALA DESA TERTENTU

Peresmian turut dihadiri Wakil Bupati Irawan Topani, Sekda Tedi Zadmiko, serta jajaran Forkopimda.

Antrian pendaftaran poli sudah dibuka sejak pagi hari peresmian dan disambut antusias warga. Pemkab menargetkan RSUD naik status ke tipe B dalam 3 tahun ke depan seiring bertambahnya dokter spesialis.

Pos terkait