Kabupaten Bekasi, Realita.online – Sabtu 13 Juni 2026 – Balon Kepala Desa Karangasih periode 2026-2034, Rudi Rochman resmi mengabdikan diri menjadi bakal calon kepala Desa Karangasih, Sabtu 13/6.
Mengusung visi besar, membangun Desa Karangasih yang maju, bersih, dan mensejahterakan warganya. Visi itu lalu diurai jadi 10 program kerja yang jadi bekal dirinya ke warga.
“Yang paling utama itu pemerintahan bersih. Nggak ada ruang buat KKN. Semua harus transparan dan jujur. Selain itu kami siap ambil langkah cepat kalau itu buat kepentingan orang banyak,” tegas Rudi Rochman kepada awak media.
Selain itu, Dirinya juga fokus di pelayanan dan ekonomi warga. “Warga nggak boleh nunggu lama kalau ada keluhan. Makanya kami siapkan layanan pengaduan 24 jam. Untuk ekonomi, UMKM dan BUMDes harus naik kelas pakai cara modern,” jelas Rudi.
10 Program Unggulan Rudi untuk Karangasih:
1. Bersih dari KKN: Tata kelola pemerintahan desa transparan, akuntabel, tanpa korupsi
2. Kebijakan pro-rakyat: Berani buat terobosan aturan demi hajat hidup warga
3. Bangun nyata: Infrastruktur desa dikerjakan sesuai kebutuhan, bukan asal jadi
4. Siaga 24 jam: Saluran aduan warga aktif nonstop untuk masalah mendesak
5. Kuatkan gotong royong: Hidupkan lagi semangat kerja bareng di setiap kegiatan desa
6. UMKM naik kelas: Dorong ekonomi warga lewat UMKM + BUMDes modern
7. Rakyat di atas: Setiap musyawarah desa, suara dan kepentingan warga jadi prioritas
8. Layanan tanpa ribet: Permudah akses layanan publik digital, kesehatan, dan pendidikan untuk semua
9. Jadi rujukan: Wujudkan fasilitas publik unggulan agar Karangasih jadi desa percontohan di Kecamatan Karang Bahagia
10. Jaga budaya: Lestarikan adat dan kearifan lokal sebagai identitas warga Karangasih
Rudi menegaskan target akhirnya jelas, menjadikan Karangasih desa teladan di tingkat kecamatan bahkan kabupaten. “Lewat digitalisasi layanan dan BUMDes yang hidup, perubahan di Karangasih harus kerasa langsung sama warga,” pungkasnya.
Dengan masuknya Rudi peta persaingan Pilkades Karangasih 2026 makin dinamis.
Sampai berita ini dibuat, Panitia belum mengumumkan total jumlah balon yang sudah mendaftar.










