Wawali Bandung : Satpol PP Harus Humanis, Tegas, dan Jadi Teladan Publik

banner 468x60

Bandung, Realita.Online – Kamis (10 Juli 2025), Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menekankan pentingnya kedisiplinan, profesionalisme, dan pendekatan humanis bagi seluruh jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam menjalankan tugas.

Hal ini disampaikan Erwin saat memimpin Apel Mulai Bekerja di Kantor Satpol PP Kota Bandung, Jalan Martanegara, Kamis (10/7/2025). Ia menegaskan bahwa Satpol PP memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam penegakan peraturan daerah, menjaga ketertiban umum, serta membina kenyamanan masyarakat di tengah dinamika perkotaan.

Baca Juga :  Penerbang Skadron Udara 1 Lanud Supadio Capai 2000 Jam Terbang

“Satpol PP adalah ujung tombak Pemkot Bandung dalam menciptakan rasa aman dan ketertiban. Penegakan aturan harus berjalan sesuai hukum, adil, dan mengedepankan pendekatan yang persuasif,” ujar Erwin.

Dalam menghadapi kompleksitas masyarakat yang semakin beragam, Erwin mendorong Satpol PP untuk menyeimbangkan ketegasan dengan edukasi berkelanjutan. Menurutnya, keberadaan Satpol PP bukan semata untuk menindak, tetapi juga menjadi contoh disiplin, sopan santun, dan pelayanan publik yang berkualitas.

Baca Juga :  Polwan Polres Sibolga Gelar Patroli Srikandi Putri Runduk, Ciptakan Rasa Aman Di Kota Sibolga

Erwin turut menyoroti beberapa agenda prioritas yang perlu ditangani serius, seperti penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL), reklame ilegal, pengawasan ruang publik, penanganan konflik sosial, serta partisipasi aktif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan kota.

“Satpol PP harus mampu menjalin kolaborasi lintas sektor, baik dengan TNI, Polri, maupun instansi lainnya agar penegakan hukum berjalan efektif dan terpadu,” jelasnya.

Baca Juga :  Penjual Obat Terlarang Diamankan Polsek Cinere, Omzet Rp 15 Juta per Bulan

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental personel Satpol PP, memperkuat kekompakan, serta menanamkan semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas.

Erwin menutup arahannya dengan pesan kuat:

“Persoalan seperti kemacetan, sampah, dan pelanggaran tata ruang akan semakin kompleks. Satpol PP harus terus meningkatkan kapasitas dan profesionalisme. Jadilah agen perubahan dalam transformasi pelayanan publik Kota Bandung.”

Pos terkait