Pangdam XII/Tanjung Pura Ikuti Vicon Arahan Presiden Terkait Penanganan Karhutla

banner 468x60

Pontianak, KalbarRealita.Online // Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Jamalluael, S.Sos., M.Si., mengikuti arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto terkait penanganan Karhutla melalui video conference dari Ruang Data Analytic Room Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Sabtu (2/8/2025).

Rapat tampak juga diikuti oleh Menteri Lingkungan Hidup, Kepala BNPB, Kepala BMKG, Gubernur Kalimantan Barat dan pejabat dari unsur terkait lainnya.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  Viral Video petani keramba Menangis Minta Perlindungan Presiden, Pengamat: Pemerintah Daerah Dinilai Tutup Mata Tutup Telinga

Dalam arahannya, Presiden RI Prabowo Subianto, menegaskan, kepada aparat terkait untuk mengambil tindakan tegas terhadap korporasi-korporasi yang melakukan pembakaran lahan. Bila perlu dilakukan pencabutan HGU dan izin usaha.

Baca Juga :  Diduga Bupati Tutup Mata: Maraknya Aktifitas PETI di Sekadau, Petani Keramba Terkena Dampak Limbah Tambang Emas Ilegal dan Menjerit Minta Perlindungan Presiden

“Kita harus tegas, kali ini kita tidak mau Negara tiap tahun mengalami kerugian. Kita harus tegas, mereka kaya raya, menghindari bayar pajak dan untungnya tidak pernah ditaruh di Indonesia mereka sedot kekayaan kita tapi mereka seenaknya tidak mau jaga lingkungan,” tegasnya.

Selanjutnya Presiden minta agar Satgas Darat harus diperkuat kalau perlu ditambah pasukan untuk disiagakan. Kemudian menginventarisir alat kelengkapan apa yang masih kurang.

Baca Juga :  Ayah 2 Anak Pelaku Cabul Terhadap Anak di Bawah Umur Ditangkap Satreskrim Polres Taput

“Bila perlu dilatih satuan-satuan khusus untuk diterjunkan ke daerah terdekat titik api. Jadi titik api tidak boleh melebar. Titik api harus segera dipadamkan. Kemudian untuk Kasau agar menginventarisir pesawat untuk melaksanakan operasi modifikasi cuaca dan water bombing,” pinta Presiden.

(Pendam XII/Tpr)

Pos terkait