“Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Perintahkan Wali Kota Cirebon Atasi Masalah Kemiskinan dan Peredaran Narkoba”

banner 468x60

Kerawang, Realita.online – Selasa, (1 Juli 2025), Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali membuat pernyataan yang menarik bagi sejumlah pihak. Kali ini, ia memerintahkan Wali Kota Cirebon untuk menyelesaikan masalah kemiskinan yang masih marak dan peredaran narkoba di kota tersebut.

“Rumah-rumah miskinnya segera diperbaiki dan ditata dengan bangunan khas Cirebon. Beresin tuh yang minum ciu di pinggir jalan, ini kotanya kota wali,” kata Dedi Mulyadi.

Baca Juga :  Sangat Miris,...., Pembangunan jembatan 25 Bengkayang oleh CV. Nekkalir berderai Dalam Tiga Tahun Spesifikasi Kerja Asal-asalan

Dedi Mulyadi menekankan bahwa terlihat tak baik bagi Kota Cirebon yang dijuluki Kota Wali dan melekat hingga saat ini. Ia juga meminta wali kota untuk bertindak tegas demi memberantas peredaran narkoba dan minuman keras di kota tersebut.

Baca Juga :  Pungli Berkedok Pers di Ketapang: Masyarakat Resah, Pengamat Desak Penertiban KTA dan Penegakan UU Pers

“Janganlah tramadol, eksimer yang di pinggir jalan tuh ambil tindakan tegas, bersihkan!” perintah dia.

Dedi Mulyadi juga menyayangkan terdapat predator yang tengah mempersiapkan diri untuk menjadikan anak-anak sebagai sumber ekonomi dengan menjual narkoba dan minuman keras. Ia menegaskan bahwa mata rantainya ini sudah harus diputus.

Baca Juga :  Hari Terakhir Operasi Patuh Toba 2025, Tindak Pelanggar Kasat Mata* 2. *Ops Patuh Toba 2025 Polres Sibolga, Berakhir Ajak Warga Tertib Berlalu Lintas

Selain itu, Dedi Mulyadi juga menyoroti perkelahian antar kelompok yang tampak tersistem dan dikendalikan di media sosial. “Ada gurunya, ada koordinatornya, koordinatornya itu anak buahnya pasti anak sekolah koordinatornya cuma satu,” tutup Dedi Mulyadi.

Pos terkait