KPK Temukan Uang Tunai Rp 2,8 Miliar di Rumah Kadis PUPR Sumut Nonaktif

banner 468x60

Sumatra Utara, Realita.online – Kamis, (3 Juli 2025), KPK menemukan uang tunai sebesar Rp 2,8 miliar saat menggeledah rumah Kadis PUPR Sumatera Utara (Sumut) nonaktif, Topan Ginting, terkait kasus dugaan korupsi proyek jalan di Mandailing Natal, Sumut.

Temuan KPK ;
– Uang tunai sebesar Rp 2,8 miliar
– 2 senjata api (pistol dan senapan angin) beserta amunisi

Baca Juga :  Cipta Kondisi Jelang Idulfitri, Polres Tapanuli Tengah Gelar Operasi Keselamatan Toba 2026

Kasus :
– Topan Ginting diduga mengatur perusahaan swasta pemenang lelang untuk memperoleh keuntungan ekonomi
– Proyek jalan senilai Rp 231,8 miliar
– Topan diduga mendapat janji fee Rp 8 miliar dari pihak swasta

Baca Juga :  Dugaan Korupsi BP2TD dan Proyek Jalan Mempawah: Ketua LSM Diduga Politisasi Kasus, Masyarakat Minta Penegak Hukum Bertindak Tegas

Tersangka :
– Topan Ginting (Kadis PUPR Provinsi Sumut)
– Rasuli Efendi Siregar (Kepala UPTD Gunung Tua Dinas PUPR Provinsi Sumut)
– Heliyanto (PPK Satker PJN Wilayah I Sumut)
– M Akhirun Pilang (Dirut PT DNG)
– M Rayhan Dulasmi Pilang (Direktur PT RN)

Baca Juga :  Teuku Akbar: Tangkap Bobby Nasution, Diduga Membuat Provokasi dan Kegaduhan Diantara Rakyat Aceh dan Rakyat Sumut

Pengembangan Kasus :
– KPK berharap dapat bersikap independen untuk membongkar kasus korupsi di Sumut
– Pengembangan kasus dapat dilakukan ke proyek lain atau jabatan dari para tersangka.

Pos terkait