KPK Temukan Uang Tunai Rp 2,8 Miliar di Rumah Kadis PUPR Sumut Nonaktif

banner 468x60

Sumatra Utara, Realita.online – Kamis, (3 Juli 2025), KPK menemukan uang tunai sebesar Rp 2,8 miliar saat menggeledah rumah Kadis PUPR Sumatera Utara (Sumut) nonaktif, Topan Ginting, terkait kasus dugaan korupsi proyek jalan di Mandailing Natal, Sumut.

Temuan KPK ;
– Uang tunai sebesar Rp 2,8 miliar
– 2 senjata api (pistol dan senapan angin) beserta amunisi

Baca Juga :  PETI di Kerangas: Tambang Emas Ilegal Yang Kian Menggila...!!

Kasus :
– Topan Ginting diduga mengatur perusahaan swasta pemenang lelang untuk memperoleh keuntungan ekonomi
– Proyek jalan senilai Rp 231,8 miliar
– Topan diduga mendapat janji fee Rp 8 miliar dari pihak swasta

Baca Juga :  Membangun Jalan Koridor Di Hutan Lindung Hajoran : LMR RI Komda Labura, Perlu Pertimbangan Hukum dan Lingkungan.

Tersangka :
– Topan Ginting (Kadis PUPR Provinsi Sumut)
– Rasuli Efendi Siregar (Kepala UPTD Gunung Tua Dinas PUPR Provinsi Sumut)
– Heliyanto (PPK Satker PJN Wilayah I Sumut)
– M Akhirun Pilang (Dirut PT DNG)
– M Rayhan Dulasmi Pilang (Direktur PT RN)

Baca Juga :  Proyek Jalan Jangkang II–Teluk Nangka Senilai Rp1,1 Miliar Diduga Asal Jadi, Warga Soroti Kualitas Campuran dan Pengawasan Lemah

Pengembangan Kasus :
– KPK berharap dapat bersikap independen untuk membongkar kasus korupsi di Sumut
– Pengembangan kasus dapat dilakukan ke proyek lain atau jabatan dari para tersangka.

Pos terkait