Polri Bantu Pemulihan Rumah Ibadah Lintas Agama di Tapteng Pascabanjir

banner 468x60

Tapanuli Tengah, Realita.online – Pemulihan sarana ibadah lintas agama menjadi salah satu fokus bakti sosial yang digelar jajaran kepolisian di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Minggu (15/2). Bantuan tersebut merupakan wujud perhatian Kapolri Listyo Sigit Prabowo terhadap masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor.

Di Kecamatan Tukka, Gereja GPP Estomihi di Kelurahan Sipange menerima bantuan 150 sak semen untuk mendukung proses perbaikan bangunan. Sementara itu, Masjid Al-Huda di Kelurahan Hutanabolon memperoleh 150 sak semen serta perlengkapan ibadah berupa karpet, Al Quran, dan pakaian sholat.

Baca Juga :  Menko Polkam RI Pimpin Penyerahan Bantuan dan Tinjau Langsung Pengungsian di Pidie Jaya

Masjid As-Salamah dan Masjid As-Syuhada di Kecamatan Tukka juga menerima bantuan karpet, Al Quran, dan pakaian sholat guna menunjang kembali aktivitas ibadah masyarakat.

Di Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis, Masjid Darussalam Al-Musafirin memperoleh 100 sak semen untuk mempercepat rehabilitasi pascabencana. Sementara di Kecamatan Barus, Masjid Al-Hidayah Ujung Batu menerima 10 saf karpet, 80 sarung, 80 mukena, dan 80 Al Quran.

Baca Juga :  LBH Aspirasi Rakyat Bersatu Desak Polda Kalbar Ungkap Dalang Oli Palsu: Tidak Ada Alasan Lagi Menunda Penetapan Tersangka

Kapolres Tapanuli Tengah Muhammad Alan Haikel menyampaikan bahwa bantuan tersebut mencerminkan komitmen Polri dalam menjaga harmoni dan solidaritas di tengah masyarakat.

“Kami ingin memastikan rumah ibadah dapat kembali digunakan dengan nyaman oleh masyarakat. Ini bukan hanya soal bangunan fisik, tetapi juga pemulihan semangat dan kebersamaan,” ujarnya.

Baca Juga :  Polisi Ringkus Pelaku Pencurian Grosir di Pandan, Ternyata Anak Kandung Korban

Menurutnya, dukungan terhadap rumah ibadah lintas agama juga menjadi bagian dari upaya memperkuat persatuan di tengah proses pemulihan. “Polri hadir untuk seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Semoga bantuan ini mempercepat bangkitnya kehidupan sosial dan keagamaan warga,” kata Alan Haikel.

Pos terkait