Aksi Nyata, Bukan Janji: Fahmi Satori Sapa Warga Sukadarma, Targetkan 2.500 Suara

banner 468x60

BEKASI, realita.onlineSabtu sore, 20 Juni 2026, halaman rumah warga Desa Sukadarma, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, mendadak ramai. Spanduk “Fahmi Satori untuk Sukadarma” mulai dikibarkan, disambut tepuk tangan warga yang sudah berdiri melingkar.

Tinggal 3 bulan lagi Pilkades Serentak 20 September 2026. Di Sukadarma, gaung “perubahan” makin kencang. Bakal calon kepala desa Fahmi Satori, SH, berdiri di tengah pendukungnya. Nggak pakai teks, ia bicara langsung: Sukadarma butuh aksi nyata, bukan sekadar janji kampanye.

“Desa ini milik kita semua. Kalau mau maju, kita harus berani berubah,” ucap Fahmi disambut anggukan warga.

Baca Juga :  Warga Desa Karangmukti Datangi Kantor Kecamatan Karangbahagia, Protes Pembentukan Tokoh BPD

Momen paling ramai muncul saat Endang, pemuda Sukadarma, mulai bersuara, Ia nggak bawa naskah. Cukup suara lantang dan pengalaman ngobrol dengan tetangga sebulan terakhir. Alasannya sederhana tapi menusuk.

“Jangan salah pilih kepala desa, Bu, Pak. Kita udah capek sama pemimpin yang jauh dari warga. Sekarang kita butuh yang muda, cerdas, berani, dan transparan soal uang desa. Yang peduli, yang kalau ada jalan rusak langsung turun, bukan nunggu laporan,” kata Endang.

“Pemimpin yang bisa bikin kesejahteraan warga Sukadarma merata, bukan cuma kelompok tertentu,” tambahnya.

Baca Juga :  Tiga Pelaku Pencurian dan Pemberatan di Polsek Sukatani Terancam 7 Tahun Penjara

Kata “jangan salah pilih” itu diulang warga beberapa kali. Jadi seperti mantra kecil sore itu.

Fahmi Satori nggak muluk-muluk pasang target: 2.500 suara warga Sukadarma. Angka itu ia dapat setelah keliling ke tiap RW, ngobrol di warung kopi, sampai ngopi di teras rumah warga.

Kuncinya, kata Fahmi, ada di tokoh muda desa. Mereka yang paling dekat sama persoalan: lapangan bola rusak, UMKM susah modal, sampai data bantuan yang sering nggak tepat sasaran.

Baca Juga :  Polres Metro Bekasi Gelar Apel Pagi, 67 Personel Terima Penghargaan

“Kalau anak muda desa bergerak bareng, insyaAllah gagasan benahi Sukadarma ini nyampe ke setiap rumah,” ujar Fahmi.

Ia janji, kalau terpilih, keuangan desa bakal dibuka transparan. Tiap warga bisa tahu uang desa dipakai buat apa, lewat laporan yang gampang diakses.

Sukadarma kini masuk daftar desa yang paling dinamis jelang Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi 20 September 2026. Debat gagasan mulai muncul, warga makin kritis bertanya.

Fahmi Satori dan timnya bilang siap adu program, bukan adu serangan. “Yang menang nanti Sukadarma-nya,” tutupnya.

Pos terkait