Musrenbang Kute Kutambaru Bahas Rencana Pembangunan 2026

banner 468x60

Aceh Tenggara
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kute Kutambaru untuk tahun anggaran 2026 telah dilaksanakan dengan fokus utama pada pembahasan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Kute dan Daftar Usulan RKP (DU-RKP) Kute. Acara ini berlangsung di Kute Kutambaru, Kecamatan Lawe Bulan, Kabupaten Aceh Tenggara.

Musrenbang ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan perwakilan pemerintah, termasuk Inspektorat, Danposramil, Kapolsek, Camat, Pengulu Kute, dan Bappeda. Kehadiran perwakilan dari berbagai sektor ini menunjukkan komitmen bersama untuk membangun desa yang lebih baik dan selaras dengan visi “Bangun Desa Bangun Indonesia, Desa Terdepan untuk Indonesia.”

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat Belawan H Irfan Hamidi, Rumah Pompa Dan Tanggul Yang Dibangun Belum Mampu Mencegah Banjir

Dalam musyawarah ini, para peserta aktif berdiskusi dan memberikan masukan terkait prioritas pembangunan yang perlu direalisasikan pada tahun 2026. Beberapa isu penting yang menjadi sorotan antara lain peningkatan infrastruktur desa, pengembangan sektor pertanian dan UMKM, serta peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat.

Baca Juga :  Polwan Polres Sibolga Bagikan Bansos Ke Masjid Nurul Ikhlas Dan Gereja HKBP Sibolga Kota

Camat Lawe Bulan menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh peserta dalam Musrenbang ini. Beliau berharap, hasil dari musyawarah ini dapat menjadi acuan dalam penyusunan RKP Kute yang lebih aspiratif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Dengan adanya Musrenbang ini, kita berharap dapat menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih matang dan terarah, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kute Kutambaru,” ujar Camat Lawe Bulan.

Baca Juga :  Proyek Peningkatan Jalan Kapot-Batu Ampar Diduga Bermasalah: Aspal Tipis, Bergelombang, dan Mark Up?

Musrenbang Kute Kutambaru tahun anggaran 2026 ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan dan inklusif, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

Pos terkait