Ketua Paguyuban dan Warga Perumahan Nusantara Residence Ucapkan Dukungannya, Salam Perubahan Jilid II, di Sukamulya 

banner 468x60

Kabupaten Bekasi, Realita.online – Bakti Sosial (Baksos), Gerakan Poging memburu nyamuk Aedes aegypti, memberangus penyebaran DBD di wilayah Desa Sukamulya, Tim Salam Perubahan Jilid II bergerak cepat menyasar wilayah perumahan Nusantara Residence, kegiatan ini dilakukan secara cuma-cuma, gratis, pada Minggu 30/12/2025.

Gerakan ini di pelopori Hj. Desi Kurniati Malik SH melalui Tim Salam Perubahan Jilid II, pihaknya lakukan aksi bakti sosial, poging dalam rangka memburu nyamuk Aedes aegypti di Perumahan Nusantara Residence, Sukamulya, Kabupaten Bekasi, untuk mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD).

Baca Juga :  Sertifikat Warga Hilang, AKPERSI Desak BPN Audit Program PTSL Desa Sukamulya

Arip, warga Perumahan Nusantara Residence sekaligus Ketua Paguyuban Perumahan mengatakan bahwa nyamuk Aedes aegypti adalah vektor utama DBD, dan pengendalian nyamuk ini sangat penting untuk mengurangi risiko penularan penyakit,” Ucap Arip yang didampingi Quraisin saat diminta tanggapannya, di lokasi poging.

Arip juga menilai bahwa kegiatan ini sangat efektif, selain itu, dirinya juga mengucapkan rasa terimakasihnya serta dukungannya kepada Desi Kurniati Malik SH, dan Tim Salam Perubahan Jilid II.

Baca Juga :  Karyawan Tomoro Coffee Dilaporkan KIM Kab. Bekasi.

“Gerakan poging memberangus sarang nyamuk Aedes aegypti ini, kami menilai adalah salah satu upaya efektif untuk mengendalikan populasi Aedes aegypti,” jelas Arip.

“Atas kepedulian ibu Desi ini, kami sangat berterimakasih, dan kami sangat mendukung ibu Desi Kurniati Malik menjadi kepala Desa Sukamulya, kami juga mendukung gerakan dari Tim salam perubahan jilid II, dan kami berharap kegiatan ini dapat dijadikan kegiatan rutin, sehingga dirasakan ada perubahan yang lebih baik di Sukamulya, menang, menang, menang,” pungkasnya.

Baca Juga :  Dr. Weldy Meminta Para Advokat Menjaga Marwah Peradilan di Indonesia

Sementara itu, Hj. Desi Kurniati Malik SH, mengatakan Masyarakat juga diimbau untuk melakukan PSN secara rutin, seperti menguras tempat penampungan air, menutup penampungan air, dan membuang barang bekas yang dapat menampung air, singkatnya.

Dengan demikian populasi nyamuk Aedes aegypti dapat ditekan, dan masyarakat Sukamulya dapat senantiasa terbebas dari ancaman wabah DBD.

Pos terkait