“LSM TRINUSA Kritik Lambannya Penanganan Kasus Korupsi Bank BJB oleh KPK dan Kejagung”

banner 468x60

Bandung, Realita.OnLine – Selasa (1 Juli 2025), Ketua LSM TRINUSA DPD Jawa Barat, Ait M Sumarna, melontarkan kritik tajam terhadap lambannya penanganan kasus korupsi yang melibatkan Bank BJB, baik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maupun Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI). Dua kasus besar yang kini tengah menjadi sorotan LSM TRINUSA adalah dugaan penyimpangan dana iklan Bank BJB yang diduga menyeret nama mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dan kasus kredit macet PT Sritex yang ditangani Kejagung RI.

Baca Juga :  Prabowo Subianto Terkejut Melihat Tomy Winata di Acara Groundbreaking Ekosistem Industri Baterai Listrik

“Sudah lama masyarakat menanti kejelasan hukum. Tapi yang muncul justru ketidakjelasan. Apakah dua institusi hukum ini sedang bermain aman atau memang takut dengan tekanan politik?” tegas Ait M Sumarna, yang akrab disapa Kang Ait.

Kang Ait menilai bahwa KPK RI terkesan enggan menindaklanjuti penyidikan terhadap mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, yang namanya mencuat dalam pusaran dana iklan Bank BJB. “Padahal bukti permulaan sudah cukup. Kenapa sampai hari ini belum ada pemanggilan ?
Ada apa dengan KPK?” ujar Kang Ait mempertanyakan.

Baca Juga :  Dana Desa Tahun 2023 Untuk Ternak Raib, Kambing dan Babi di Desa Ujung Padang Hilang Misterius.

Selain itu, Kang Ait juga menyoroti seriusnya kasus dana kredit Bank BJB yang dikucurkan ke PT Sritex yang kini tengah bergulir di Kejagung RI. Ia mendesak agar Kejagung tak setengah hati menelusuri keterlibatan internal Bank BJB, termasuk pejabat aktif maupun yang telah pensiun, serta tidak menutup kemungkinan pejabat Pemprov Jabar yang turut terlibat.

Baca Juga :  Proyek PLN Ambawang Dikecam: Oknum Media Diduga Jadi Beking, Nilai Anggaran Disembunyikan, Melanggar Peraturan Presiden

“Kejagung harus transparan dan berani membuka semua nama yang terlibat. Jangan pandang bulu. Masyarakat sudah jenuh dengan drama penegakan hukum yang lemah terhadap elit,” kata Kang Ait.

Saya harap ini membantu! Jika Anda memiliki pertanyaan lain atau membutuhkan bantuan lebih lanjut, jangan ragu untuk bertanya.

Pos terkait